Universitas Pelita Harapan as the First University in Tangerang that Collaborates with BPJS
08 Jun 2017

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Dr. Shanti Lestari, AAK., menyatakan bahwa Universitas Pelita Harapan (UPH) telah menjadi perguruan tinggi pertama di Kabupaten Tangerang yang bekerja sama dengan BPJS. Beliau mengharapkan hal ini dapat menjadi contoh dan mendorong universitas-universitas lain untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan Program Pemerintah dengan mendaftarkan mahasiswanya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Kesehatan bagi mahasiswa beasiswa UPH diadakan pada tanggal 30 Mei 2017 di Kantor Rektorat UPH, Karawaci, Tangerang. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani langsung oleh Rektor UPH, Bpk. Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M. Eng. Sc. dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Dr. Shanti Lestari, AAK. Sejak tanggal 1 Juni 2017, UPH telah mendaftarkan mahasiswanya untuk menjadi peserta JKN-KIS.

“Dengan kerja sama ini, tidak ada lagi kendala terutama dalam hal biaya jika sewaktu-waktu mahasiswa sakit. Melalui program PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) kolektif ini, komunitas atau perguruan tinggi yang akan bertanggung jawab untuk administrasi kepesertaan dan kolektif iuran. Mahasiswa didaftarkan secara kolektif ke BPJS Kesehatan dengan satu virtual account untuk satu perguruan tinggi,” tutur Dr. Shanti.

Melalui kerja sama ini, terhitung mulai bulan Juni 2017, mahasiswa beasiswa UPH yang sudah didaftarkan dapat menikmati layanan kesehatan dari BPJS di Rumah Sakit Siloam Karawaci yang menjadi rujukan para mahasiswa UPH.

Sebagai badan hukum publik yang lebih dari tiga tahun mengelola program jaminan kesehatan di Indonesia, BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan untuk mencapai cita-cita “universal health coverage”. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin sinergi dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia, untuk mendaftarkan mahasiswanya secara kolektif menjadi peserta JKN-KIS. (RH)

Head of BPJS (Social Security Provider) for Health of Tigaraksa branch, Dr. Shanti Lestari, AAK., said that Universitas Pelita Harapan (UPH) has become the first university in Tangerang regency that collaborating with BPJS. She hoped that this can be an exemplary and may encourage other universities to participate in promoting government’s program by registering its students to be participants of Jaminan Kesehatan Nasional (National Health Insurance) and Kartu Indonesia Sehat (Indonesia Healthy Card), known as JKN-KIS.  

The signing of Agreement on Health Insurance for scholarship students of UPH was held on May 30, 2017 in UPH rectorate office, Karawaci, Tangerang. The agreement was signed directly by the Rector of UPH, Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M. Eng. Sc. and the Head of BPJS for Health of Tigaraksa branch, Dr. Shanti Lestari, AAK. Starting from June 1, 2017, UPH had registered its students to be participants of JKN-KIS.

“By this agreement, there will be no more obstacle for students especially in terms of health fee. Through this collective Non-Wage Workers program, the university will be responsible for the membership administration and the collective dues. Students are collectively registered to BPJS for health with one virtual account for one university,” said Dr. Shanti.

Through this agreement, starting from June 2017, scholarship students of UPH who are already registered can enjoy health service from BPJS at Siloam Hospital, Karawaci.

As a public legal entity that has been managing health insurance program in Indonesia for more than 3 years, BPJS for Health continues in improving the scope of its membership to reach “universal health coverage”. One of the attempt is to collaborate with public or private universities in Indonesia, in which students are registered collectively to be the participants of JKN-KIS.

 

See Also: