Rev. Albert Mitchell Moore and Lisa Conquered the Great Wall and Their Last Days in Indonesia
13 Jun 2017

Lisa Moore, wife of Rev. Albert Mitchel Moore, Vice President for Student Development Universitas Pelita Harapan (UPH), joined the marathon called "Conquer the Wall Marathon" on May 13, 2017 in China. She raised money with the tag line "Conquer the Wall to Build a Clinic". The fund will be used to build a clinic in the interior Papua.

There were some donors who supported this action and sent their donations through the National Christian Foundation (NCF) in the USA, under Light of Hope for Indonesia Foundation to the Papua Project Fund in Indonesia. 

This is her message: "I know it's not enough for a clinic in Papua but hopefully it will help.  We love what you all are doing to provide healthcare and education in remote parts of Papua for Christ's glory! Thank you for letting us share in the joy of what God is doing through the foundation! Below is a picture of Mitchell and me at the finish. He ran the 10k and I ran the 42k.  It was so fun to do for such a wonderful cause!"   

Rev. Albert Mitchell Moore and his family went back to USA on June 8, 2017 to continue his ministry as pastor in the First Presbyterian Church, Saint Antonio, Texas. He joined UPH in August 2014 as Chaplain and become the Vice President for Student Development in March 2016.

In his preaching during Tuesday chapel on June 6, 2017 (last chapel before he left), translated to Indonesian by Grace Christian, he mentioned that every believer who becomes God’s family having the same root, we become God’s family because of grace, every God’s family has the same identity, centered to the personality and the work of Christ, and every God’s family has the same life goal i.e to glorify God (purpose). Ephesians 3:14-21. Before the preaching, Bapak Jonathan Parapak gave a farewell message and the worship group sang “The Lord bless you and keep you” (John Rutter) which said,

May the Lord bless you and keep you.
May the Lord make his face to shine upon you, 
and be gracious to you.
May the Lord lift up his countenance upon you, 
and give you peace.

UPH civitas academica and Karawaci Presbyterian Church (KPC) congregration will miss him and family, dearly.

 

Lisa Moore, istri dari Pastor Albert Mitchell Moore, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Pelita Harapan (UPH), bergabung dalam lomba lari maraton berjudul “Conquer the Wall Marathon” pada tanggal 13 Mei 2017 di Tembok China. Ia menggalang dana dengan slogan “Conquer the Wall to Build a Clinic” (Taklukkan Tembok untuk Membangun Klinik). Dana yang terkumpul digunakan untuk membangun klinik di pedalaman Papua.

Ada beberapa donor yang mendukung aksi ini dan mengirimkan sumbangan mereka melalui National Christian Foundation (NCF) di Amerika Serikat, di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) kepada Papua Project Fund di Indonesia.

“Saya tahu bahwa jumlah ini tidaklah cukup untuk satu klinik di Papua, namun semoga saja sumbangan ini dapat membantu. Kami mencintai apa yang anda semua lakukan untuk memberikan perawatan kesehatan dan pendidikan di daerah-daerah terpencil Papua demi kemuliaan Kristus! Terima kasih telah mengizinkan kami berbagi dalam sukacita akan apa yang Tuhan lakukan melalui yayasan ini! Ini adalah foto dari Mitchell dan saya pada garis akhir. Ia berlari 10km dan saya 42km. Sangat menyenangkan melakukan sesuatu bagi tujuan yang begitu mulia!” tutur Lisa.

Pastor Albert Mitchell Moore dan keluarganya telah kembali ke Amerika Serikat pada tanggal   8 Juni 2017 untuk melanjutkan pelayanannya sebagai gembala di First Presbyterian Church, Saint Antonio, Texas. Beliau bergabung dengan UPH pada bulan Agustus 2014 sebagai Pendeta (Chaplain) dan menjadi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan pada bulan Maret 2016.

Dalam khotbahnya di chapel hari Selasa, 6 Juni 2017 – yaitu menjadi chapel terakhirnya sebelum berangkat – yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Grace Christian, ia mengatakan bahwa setiap orang percaya yang menjadi anggota keluarga Allah memiliki akar yang sama, kita menjadi anggota keluarga Allah hanya karena anugerah. Setiap anggota keluarga Allah juga memiliki identitas yang sama, berpusat pada kepribadian dan karya Kristus, dan setiap anggota keluarga Allah memiliki tujuan hidup yang sama, yaitu untuk memuliakan Allah (Ef. 3:14-21). Sebelum khotbah disampaikan, Bapak Jonathan L. Parapak selaku Rektor UPH memberikan pesan perpisahan terakhir dan sebuah kelompok pujian menyanyikan lagu “The Lord Bless You and Keep You” dari John Rutter yang teksnya adalah demikian:

The Lord bless you and keep you (Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau)

The Lord make His face to shine upon you, (Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya)

And be gracious unto you. (dan memberi engkau kasih karunia)

The Lord lift up the light of his countenance upon you (Tuhan menghadapkan cahaya wajah-Nya kepadamu)

And give you peace. (dan memberi engkau damai sejahtera)

Civitas akademika UPH dan jemaat Karawaci Presbyterian Church (KPC) akan sangat merindukan beliau dan keluarganya.

See Also: